DPP Lembaga Sikat Perisih " Apresiasi Terhadap Walikota & Wakil Walikota,Serta Jajaran Forkopimda, Dan Tokoh Masyarakat"
deteksiriau.com - Dumai - Jumat 06 februari 2026, Ketua umum dewan pimpinan pusat lembaga masyarakat peduli Riau Bersih (Sikat Perisih ) " syekh muda Sabaruddin (Bastian Jambak) menyampaikan Apresiasi yang setinggi tingginya kepada walikota beserta jajaran forkopinda dan tokoh tokoh Dumai yang telah melakukan dan hadir dalam pertemuan dengan para pedagang pada Jumat 06 februari 2026 pukul 14.00 wib,di gedung pertemuan wan Dahlan Ibrahim atas penyelesaian permasalahan relokasinya masyarakat pedagang kaki lima (PKL ) yang berada dagang di jln sultan Syarif Kasim dan jln jendral Sudirman kota Dumai. Alhamdulillah wasyukurillah terlaksana dengan baik ,lancar dan serta kondusif.
Pertemuan ini ialah merupakan suatu bentuk sinergi pimpinan pemerintah beserta jajaran forkopinda kota Dumai dengan kalangan tokoh tokoh masyarakat kota Dumai,penting nya rasa kepedulian terhadap kesejahteraan,knyamanan masyarakat dan juga kemajuan,kesuksesan pembangunan daerah kota Dumai.dan langkah pertemuan ini yang dilakukan oleh pimpinan Daerah kota Dumai,juga merupakan tindakan yang tepat dan Arif dan sangat baik,guna nya agar semua persoalan ini terselesaikan secara win win solusi Pancasila transparansi yang berbhineka tunggal Ika" ucapnya ketum Bastian Jambak".
Harapan kami selaku masyarakat kota Dumai,
bahwa penerapan pelaksanaan sila ke 4 Pancasila dan termasuk dari kandungan isi butir butir nya bukan hanya sebatas sampai disini saja,jika bisa berkontiniu guna kondusif nya daerah tercinta kita ini,sehingga nilai nilai Pancasila itu benar benar terlaksana dengan baik menuju terhadap " berpegang teguh pada kebenaran,Istiqomah dalam amanah ,berpaling
dari kepalsuan intinya yakni jangan sampai kita berpecah belah ,tetaplah pada pandangan "bhineka tunggal Ika".
Selanjutnya, perlu diketahui bahwa demokrasi nya negara kita juga merupakan suatu tujuan kemajuan.jadi kritik itu muncul terhadap pimpinan pimpinan Daerah arti kata itu jangan berasumsi bahwa kritik itu untuk menghukum ataw menjatuhkan,melainkan mengingatkan, membangun menuju perubahan yang terbaik buat seluruh kita.Dan perlu diketahui perlakuan kritik tidak ada larangan dan jangan pernah pun di halang halangi,karna sudah tercantum di undang undang negara Republik Indonesia .
Namun asalkan kritik itupun hendaknya beretika dan beradab serta menjaga ketertiban dan keamanan agar tidak terjerat ke ranah hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia demi untuk terwujud nya win win solusi terbaik yang di ingin kan "jelasnya(lagi).
Tiada mawar yang tak berduri ,tiada nasi yang tak berkerak ,ketepikan sifat buruk sangka dan munculkan sifat berbaik sangka sesama kita .jangan ada kesombongan,karna kesombongan itu milik Tuhan sang maha kuasa.Dan kita sesama makhluk pasti saling membutuhkan (Human Society).
Maka dengan selalu melakukan keharmonisan komunikasi dalam keluarga besar masyarakat Dumai ,kota tercinta kita ini mencapai tujuan kemajuan buat kita semua,"ucapnya ketum lembaga sikat perisih ".















Tidak ada komentar: