test

Aulia dan Raysya Mahasiswi Unidum Hadirkan SIBUYA, Dorong Transformasi Digital PT Bumbu Masak Buya

deteksiriau.com - Dumai - Dua mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Universitas Dumai (Unidum), Aulia Sazuani dan Raysya Renita Helmi, berhasil mengembangkan aplikasi berbasis web bertajuk Sistem Informasi Bisnis UMKM (SIBUYA) sebagai solusi digital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan penjualan dan persediaan barang di PT Bumbu Masak Buya, Jalan Sejahtera, Bukit Batrem, Kota Dumai. Sistem ini menjadi salah satu bentuk implementasi teknologi informasi yang mendukung transformasi digital pada sektor usaha.(08/07/2026) 

KEBERHASILAN Aulia Sazuani dan Raysya Renita Helmi dalam mengembangkan SIBUYA menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Dumai mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha. Melalui sistem yang dikembangkan, berbagai proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dikelola secara terintegrasi, lebih cepat, akurat, dan efisien.

Pengembangan SIBUYA merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang mengusung judul "Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Terintegrasi untuk Pengelolaan Penjualan dan Persediaan Barang Berbasis Web pada PT. Bumbu Masak Buya". Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Rahmad Kurniawan, M.Kom selaku Pembimbing I dan Drs. Antony Sinaga, M.M. selaku Pembimbing II.

SIBUYA dirancang sebagai sistem informasi terintegrasi yang mampu mengelola berbagai aktivitas operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan data produk, persediaan barang, bahan baku, supplier, customer, transaksi penjualan, proses produksi, hingga penyusunan laporan secara otomatis dalam satu platform. Sistem juga dilengkapi dengan dashboard interaktif yang memudahkan pengguna memantau kondisi penjualan, stok barang, serta aktivitas operasional perusahaan secara real time.

Sebelum sistem ini diterapkan, proses pencatatan penjualan, pengelolaan persediaan barang, dan penyusunan laporan masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi membutuhkan waktu yang cukup lama, meningkatkan risiko kesalahan pencatatan, serta menyulitkan pihak perusahaan dalam memperoleh informasi yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.

Melalui penerapan SIBUYA, seluruh data operasional perusahaan kini tersimpan secara digital dan saling terintegrasi. Sistem mampu memperbarui stok barang secara otomatis setiap terjadi transaksi penjualan maupun proses produksi, serta menghasilkan laporan yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses. Dengan demikian, proses pengelolaan usaha menjadi lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.

"Kami berharap SIBUYA dapat menjadi solusi digital yang mampu membantu PT. Bumbu Masak Buya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan penjualan dan persediaan barang. Semoga sistem ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan terus dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan di masa mendatang," ujar Aulia Sazuani dan Raysya Renita Helmi.

Penanggung Jawab PT. Bumbu Masak Buya, Helmi, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Dumai. Menurutnya, aplikasi SIBUYA memberikan kemudahan dalam mengelola aktivitas operasional perusahaan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.

"Aplikasi SIBUYA ini sangat bagus dan sangat membantu kami dalam mengelola data penjualan, persediaan barang, serta penyusunan laporan. Proses yang sebelumnya memerlukan waktu cukup lama kini dapat dilakukan dengan lebih cepat, rapi, dan akurat. Kami berharap sistem ini dapat terus dikembangkan sehingga semakin mendukung operasional perusahaan di masa mendatang," ujar Helmi.

Pembimbing I, Rahmad Kurniawan, M.Kom, mengatakan bahwa pengembangan SIBUYA merupakan bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh mitra.


"Kami sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa dalam mengembangkan sistem ini. SIBUYA menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Dumai mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan mitra dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha," ujarnya.

Hal senada disampaikan Drs. Antony Sinaga, M.M. selaku Pembimbing II. Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu langkah penting bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan.

"Pemanfaatan teknologi informasi merupakan investasi penting bagi perkembangan dunia usaha. Melalui SIBUYA, mahasiswa telah membuktikan bahwa inovasi yang lahir dari perguruan tinggi mampu memberikan solusi yang efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini," katanya.

Keberhasilan Aulia Sazuani dan Raysya Renita Helmi dalam mengembangkan SIBUYA menjadi salah satu bukti komitmen Universitas Dumai dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan berinovasi, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra, diharapkan akan lahir lebih banyak inovasi digital yang mampu mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing UMKM maupun perusahaan di era transformasi digital.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.